Minggu, 04 Juli 2010

AKU INGIN?????

Lingkungan yang indah dan bersih kapan kan kembali............

Kondisi saat ini sangat sulit untuk menemukan lingkungan yang seperti itu kecuali di daerah pegunungan itupun sekarang sudah sangat jarang kita lihat pegunungan yang masih hijau dan penuh dengan pepohonan, karena sekarang sudah tidak seperti dulu yang sangat mudah menemukan keadaan uang indah, suasana sejuk, langit yang biru cerah yang tidak terkontaminasi dengan asap - asap yang sekarang menyebar kemana - mana. Pemerintah seharusnya membantu untuk memperbaiki lingkungan, sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk memperbaiki lingkungan kita diantaranya membangun taman - taman diperkotaan, memperbaiki keadaan hutan - hutan yang sekarang gundul dengan menanami bibit baru, dan sebenarnya masih banyak lagi yang dapat dilakukan oleh pemerintah .

Kita hanya bisa berharap agar alam kita tetap bersahabat dengan kita dan tidak "mengamuk" membalas kita karena kita tidak pernah merawat alam dan seisinya.... Jika alam sudah "mengamuk" kita tidak bisa melakukan apa - apa hanya bisa pasrah kepada yang diatas.....

Jumat, 02 Juli 2010

BUMIKU YANG MENGENASKAN



Keadaan bumi sekarang sangat mengenaskan, admosvir bumi sudah semakin menipis sehingga kita merasakan setiap harinya panas sangat menyengat walaupun baru jam 09.00 WIB pagi, bumi kita juga kehilangan warna hijaunya dikarenakan banyak hutan – hutan ditebangi untuk menjadikan lahan trsebut sebagai perkantoran, perumahan, pusat – pusat perbelanjaan dan masih banyak lagi alasan – alasan manusia untuk menebangi pohon –pohon itu. Seharusnya kita sadar bahwa kita sangat membutuhkan pohon – pohon tersebut karena jika hutan – hutan masih ditebangi dapat mengakibatkan banjir, tanah longsor, dan masih banyak lagi yang dapat terjadi jika hal tersebut masih dilakukan.



Banyak hal yang menyebabkan GLOBAL WORMING diantaranya asap rokok yang setiap hari banyak sekali, asap kendaraan bermotor, banyak sekali rumah – rumah kaca yang dibangun dan perkantoran juga sekarang banyak dibangun yang kebanyakan dibangun yang menggunakan kaca dan tidak tertinggal juga pertokoan yang melakukan hal yang sama.


Kita harus memperbaiki bumi ini memang butuh banyak waktu tetapi kita harus bangkit untuk mengembalikan bumi kita kembali pada komisi semula dngan semampu kita. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperbaiki bumi kita tercinta diantara yang dapat kita lakukan adalah dengan mnanam bibit – bibit pohon baru didaerah pengunungan, dipusat kota juga harus dibangun taman – taman kota, dan mengusahakan jika membangun banguna jangan terlalu banyak menggunakan banyak bahan kaca, dan sebeTambah Gambarnarnya masih banyak lagi yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan bumi kita yang sangat kita cintai.

TETAPLAH BERTAHAN BUMIKU TERCINTA






Senin, 28 Juni 2010

AKU SAYANG KEPADAMU

Sayangku padanya tak mungkin hilang...
Cintaku padanya juga tidak bisa hilang....
Percayaku padanya tidak bisa hilang...
& rasa rinduku juga tidak bisa hilang........

Q ingin bertemu dengannya...
Q ingin mendengar suaranya....
Q ingin memeluknya dirinya....
Q juga ingin mengatakan bahwa...."AKU SAYANG KEPADANYA"......

I LOVE YOU MOM..............

Rabu, 12 Mei 2010

MANAJEMEN PEMASARAN

MANAJEMEN PEMASARAN

Lingkup Pemasaran

Pemasaran
Definisi pemasaran terpendek adalah “memenuhi kebutuhan secara menguntungkan”. Asosiasi Pmasarn Amrika menawarkan definisi formal berikut: Pemasarn adalah satu fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk menciptakan, mengomunikasikan dan menyebabkan nilai kepada pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan para pemilik sahamnya. Kami melihat manajemen pemasaran sebagai seni dan ilmu memilih pasar sasaran menyerahkan dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang unggul.
Peran pemasaran adalh “ menyerahkan standar hidup yang lebih tinggi”. Disini ada definisi social yang menunjang tujuan kita: Pemasaran suatu proses social yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Tujuan pemasaran adalah mengetahui dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga produk atau jasa itu cocok dengan pelanggan dan selanjutnya menjual dirinya sendiri.
Pertukaran dan Transaksi
Seseorang bisa mendapatkan sebuah produk dengan salah satu dari empat cara:
Menghasilakan seniri produk atau jasa, seperti ketika seseorang berburu, mencari ikan, atau mengumpulkan buah-buahan.
Menggunakan kekuatan otot untuk mendapatkan sebuah produk, seperti dalam sebuah perampokan dan pencurian.
Mngemis, seperti yang terjadi ketika seorang gelandangan memeinta makanan.
Menawarkan sebuah produk atau jasa, atau uang mndapatkan sesuatu yang diinginkan.

Pertukaran, yang merupakan konsep inti dari pemasaran, mencakup perolehan produk yang diinginkan dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya. Supaya muncul potensi pertukaran, lima persyaratan berikut harus dipenuhi:
Sekurang-kurangnya ada dua pihak.
Masing-masing pihak memiliki sesuatu yang mungkin bernilai bagi pihak lain.
Masing-masing pihak mampu berkomunikasi dan menyerahkan sesuatu.
Masing-masing pihak bebas untuk menerima atau menolak tawaran pertukaran.
Masing-masing pihak yakin bahwa bertransaksi dengan pihak lain merupakan hal yang tepat dan dinginkan.

Pertukaran adalah proses penciptaan nilai karena pada dasarnya memungkinkan keadaan kedua pihak menjadi lebih baik.


Pemasaran
Orang pemasarn terlibat dalam memasarkan 10 jenis entitas yang berbeda: Barang, jasa, acara khusus(event), pengalaman, orang, tempat, property, organisasi, informasi, dan gagasan. Pemasar adalah seseorang yang mencari tanggapan (perhatian, pembelian, suara, donasi) dari pihak lain, yang isebut prospek. Ada delapan kemungkinan status permintaan:
Permintaan negative – Komsumen tidak menyukai produk dan bahkan mungkin membayar satu harga untuk menghindarinya.
Permintaan noneksiten – Konsumen mungkin tidak sadar atau tidak tertarik pada produk.
Permintaan laten – Komsumen bisa berbagi kebutuhan yang kuat yang tidak dapat dipuaskan oleh sebuah produk yang ada.
Menurunkan permintaan – Konsumen mulai tidak terlalu sering atau sama sekali tidak membeli produk.
Permintaan tidak teratur – Pembelian konsumen bervariasi berdasarkan musim, bulan, minggu, hari, atau bahkan jam.
Permintaan penuh – Komsumen secar memadai membeli semua produk yang ditempatkan dipasar.
Prmintaan berlebihan – Konsumen yang ingin membeli produk lebih banyak daripada yang dipuaskan.
Permintaan tidak menyeluruh – Konsumen mungkin tertarik pada produk yang memiliki konsekuensi social yang tidak diinginkan.

Pasar adalah tempat fisik dimana para pembeli dan penjual berkumpul untuk membeli dan menjual barang.
Orientasi Perusahaan ke Arah Tempat Pasar

Konsep - konsep yang bersaing yang telah digunakan organisasi pada kegiatan pemasaran mencakup:
Konsep Produksi
Konsep produksi adalah salah satu dari konsep tertua dalam bisnis. Konsep itu menegaskan bahwa konsumen akan memilih produk yang tesedia dimana – mana murah.
Konsep Produk
Konsep produk menyatakan bahwa konsumen akan lebih menyukai produk – produk yang menawarkan fitur – fitur paling bermutu, berprestasi, atau inovatif. Para manjer dalam organisasi ini berfokus pada membuat produk yang superior dan meningkatkannya sepanjang waktu.
Konsep Penjualan
Konsep penjualan menyatakan bahwa kosumen dan bisnis, jika ditinggalkan sendiri, biasanya tidak akan membeli cukup banyak produ – produk organisasi. Oleh karena itu, organisasi harus melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif.
Konsep Pemasaran
Konsep pemasaran menegaskan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi yang ditetapkan adalah perusahaan tersebut harus menjadi lebih efektif dibandingkan para pesaing dalam menciptakan, menyerahkan, dan mengomunikasikan nilai pelanggan kepada pasar sasaran yang terpilih.
Konsep Pemasaran Holistik
Perusahaan membutuhkan pemikiran segar tentang bagaimana berorientasi dan bersaing dalam lingkungan pemasaran baru. Para pemasar dalam abad ke-duapuluh satu semakin menyadari kebutuhan untuk memiliki satu pendekatan kohefis yang lebih lengkap yang melampui aplikasi tradisional atas konsep pemasaran.Empat komponen dari pemasaran holistik:
Pemasaran Relasi à Pemasaran relasi mempunyai tujuan membangun hubungan jangka panjang yang saling memuaskan dengan pihak – pihak yang memiliki kepentingan utama-pelanggan, pemasok, distributor-dalam rangka mendapatkan serta mempertahankan preferensi dan kelangsungan bisnis jangka panjang mereka.
Pemasaran Terpadu à Tugas pemasaran adalah kegiatan pemasaran dan merakit program pemasaran yang sepenuhnya terpadu untuk menciptakan, mengkomunikasikan, dan menyerahkan nilai bagi konsumen. Program pemasaran terdiri dari sejumlah keputusan tentang kegiatan pemasaran yang meningkatkan nilai untuk digunakan.
Pemasaran Internal à Tugas pemasaran internal adalah merekrut, melatih, dan memotivasi karyawan yang mampu untuk melanyani pelanggan dengan baik. Pmasaran internal harus berlangsung pada dua level. Paa level satu, berbagai fungsi pemasaran-layanan pelanggan, manajemen produk, riset pamasaran-harus bekerja bersama. Pada level lain, pemasaran harus dirangkul oleh departemen lain. Mereka juga harus ”memikirkan pelanggan”. Pemasaran bukan satu departemen yang menjadi orientasi perusahaan.
Pemasaran yang bertanggung jawab sosial à Sebab dan efek dari pemasaran jelas merentang melampaui perusahaan dan konsumen mencapai masyarakat sebagai keseluruhan. Tanggung jawab sosial juga mnuntu para pemasar untuk secara cermat mempertimbangkan peran yang dapat mereka mainkan dari segi kesejahteraan sosial.
Pemasaran dan Nilai Pelanggan

Selasa, 23 Februari 2010

Hari Ini


Mentari yang indah menyambut kita dipagi hari ini walaupun hujan menunggu, tetapi kita tetap harus semangat untuk mengisi hari ini dengan senyuman dan semangat baru tentunya. Hari yang indah ini wajib kita syukuri walaupun kita tak sebahagia hari kemarin, tuhan pasti merencanakan sesuatu untuk kita dihari ini memang sulit untuk menjalani hari-hari yang telah ditulisakan oleh tuhan untuk kita jalani selama kita hidup didunia ini...tapi kita tetap harus optimis bahwa kita mampu untuk menjalaninya....

Ada orang yang selalu memberi semboyannya kedapa saya dan sekarang aku memberi tau kepada yang lain yaitu.....


SEMANGAT......dan terus SEMANGAT..................